Hari ini, saat bersiap-siap shalat subuh ke masjid, tiba2 Raihan sudah ada di sofa. “Wah, sudah bangun nih, Kak?”. Dia memandangi saya, karena mengenakan pakaian muslim. “Ayah mau kemana?”, tanya dia. “Ke Masjid, dong!”, sahut saya.
“Ikut dong, ikut dong…”, sahut nya. Sekitar 5 menit yang lalu, adzan sudah dikumandangkan. Fikir saya, pasti sebentar lagi nih Qomat.
Karena saya melihat dia begitu semangat, akhirnya saya “Iya-in”. Bergegaslah ia ke kamar mandi, untuk mengambil wudlhu. Dan saya pun bergegas mengambil pakaian muslimnya. Dan langsung memakaikannya.
Ketika sedang memakaikannya, terasa badannya “rada hangat”. Saya baru kefikiran kalau dia tuh sebenarnya lagi batuk, kan kemarin barusan ke dokter. Sempat terfikir untuk membatalkan shalat ke masjid. Tapi, kalau dibatalkan yang pasti bakal “Ngamuk” dia.. Lagian juga Qomat sudah semakin dekat.
Setelah semua ready, saya langsung Gendong dia di punggung saya. “Eh..sendalnya Belum”, kata Raihan. “Nggak usah!”, kataku. “Kan Kamu digendong…”. Saya nggak tega kalau ngajak jalan kaki. lagipula waktunya semakin kepepet.
Akhirnya pas sampai di mesjid, pas pula qomat berkumandang. Alhamdulillah.., Raihan berlari menuju shaf belakang diikuti oleh saya.
Alhamdulillah… ini adalah “Shalat Subuh Berjamaah” pertama kali bagi Raihan.
Semoga kelak, kau dan anak2ku yg lainnya menjadi “Peramai” sejati Masjid ya.. AMiin…
amin…
kak Azkar nggak ikutan nih…
klo de dafa msh bobo ya…
iya..adzkar masih tidur.. kalau daffa ngebangunin jam 3 subuh…mukul2 punggung…
lucu……………….
menarik juga kisah kecil ini.